BERITAKEBAKARAN

TNI-Polri Bersama Warga Seteluk, Bangun Rumah Korban Kebakaran

Sumbawa Barat – TNI-Polri bersama sekitar 50 warga Desa Seteluk Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membangun dua rumah panggung korban kebakaran, Jum’at (9/8) Pagi.

Kegiatan sosial yang di lakukan ini, bertujuan sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri, melibatkan pihak kecamatan setempat, Sat Pol PP untuk segera mempercepat proses pembangunan rumah korban kebakaran yang terjadi di desa Seteluk Tengah beberapa waktu yang lalu.

Menurut Kapolsek Seteluk IPTU Mulyadi, S.Sos mengatakan, sejak terjadinya kebakaran hingga saat ini, Polri-TNI bersama masyarakat menunjukkan komitmennya untuk membantu korban yang tertimpa kebakaran.

“Proses pembangunan dua rumah panggung kami lakukan secara gotong-royong ini untuk mencerminkan kerukunan dan kerjasama antar masyarakat, baik lintas anggota, sipil maupun militer,” ungkap Mulyadi.

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa Barat ini menambahkan, bahwa tujuan dari kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan untuk menumbuhkan kembali jiwa gotong royong masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan gotong royong pembangunan dua rumah panggung ini berjalan aman dan lancar. Semoga warga yang menjadi korban kebakaran secepatnya menempati rumahnya kembali,” demikian Mulyadi.

Terpisah, Muahimin selaku Ketua Karang Taruna Tunas Gemilang Seteluk Tengah mengatakan, sebagai ketua karang taruna mewakili masyarakat yang terkena bencana kebakaran sangat berterima kasih kepada Polri/TNI, khusunya pemerintah Sumbawa Barat atas bantuan pembangunan kembali rumah pasca kebakaran

“Semoga dengan bantuan yang di berikan Polri TNI akan bermamfaat dan meringankan beban korban kebakaran,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ari Arfani selaku Penasehat karang taruna Tunas Gemilng Seteluk Tengah sangat mengapresiasi kerja karang taruna yang setia menjaga 24 jam korban bencana selama 23 hari sejak kejadian kebakaran di tanggal 18 juli kemarin. Sejak kebakaran dana yang berhasil di
kumpulkan sebanyak Rp 80 juta, dan secepatnya kami salurkan.

“Terimakasih kepada teman-teman yang sudah melakukan fungsi sosialnya dengan baik. Semoga pemerintah daerah secepatnya menyelesaikan pembangunan ini, sehingga senyum kembali ke raut wajah mereka,” demikian Ari.

Sebelumnya di beritakan, bahwa kebakaran hebat terjadi pada Kamis (18/7) sekitar pukul 15.00 Wita, sedikitnya 8 rumah hangus terbakar dan menelan 1 korban jiwa.

Comment here