BERITAGEMPA

Ribuan Kilometer Jauhnya, Gempa Banten Terasa Sampai Sumbawa

Jakarta – Gempa bumi berkekuatan M 6,9 (sebelumnya M 7,4) ternyata dirasakan hingga ribuan kilometer jaraknya dari pusat gempa di sekitar Banten. Gempa yang terjadi pada Jumat malam ini dirasakan hingga Bali, Mataram bahkan Sumbawa Barat.

“Dampak gempa bumi berdasarkan alat pencatat BMKG yang dikonfirmasi laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di daerah Liwa, Tanggamus, Bandar Lampung, Kruwi, Surade Sukabumi, Pandeglang,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Jl Angkara, Kemayoran, Jakpus, seperti dikutip dari detikcom, Jumat (2/8/2019) malam.

“Dan daerah-daerah tersebut mengalami guncangan skala IV-V MMI. Artinya, getaran dirasakan hampir semua penduduk dan barang besar bergoyang,” sambungnya.

Selanjutnya, guncangan gempa dalam intensitas lebih lemah dirasakan di Kebumen, Banyumas, Tanjung Sakti-Kabupaten Lahat, Ciputat, Pamulang, Serpong, Kota Tangerang, Cilacap, Bengkulu Selatan, serta Kaur. Di daerah tersebut, guncangan gempa dirasakan dengan intensitas skala guncangan III MMI, yang artinya getaran dirasakan banyak orang dan membuat jendela serta pintu berderik.

Dwikorita mengatakan daerah yang mengalami guncangan gempa dengan intensitas II-III MMI adalah Klaten, Yogyakarta, Serang, Kotabumi, Pasawaran, Sukadana, Karawang, dan Purworejo. Di daerah ini, gempa dirasakan banyak orang, seperti ada truk berlalu.

Guncangan gempa dengan skala lebih lemah dirasakan di Seluma, Bengkulu, Kepahiang, Parung, Bogor Barat, Bandung, Kediri, Karang Kates, Buleleng, Lombok Barat, Mataram, dan Sumbawa Barat dengan intensitas guncangan skala II MMI. Artinya, getaran gempa dirasakan beberapa orang dan benda ringan bergoyang.

Diketahui, gempa terjadi pada pukul 19.03 WIB. Pusat gempa ada di kedalaman 10 km. Pusat gempa ada di 147 km arah barat daya Sumur, Banten. BMKG mengingatkan gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami. Peringatan tsunami dicabut BMKG pada pukul 21.35 WIB.

Comment here