BERITAGEMPA

Percepat Rehab-Rekon, 11 Rumah RB Terima Bantuan Dari Pemda KSB

Sumbawa Barat – Progres pencapaian rehabilitasi dan rekonstruksi rumah terdampak Gempa yang terjadi pada bulan Agustus 2018 lalu di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara global menghasilkan progres yang kian meningkat.

Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah mentransfer sejumlah dana bantuan untuk menangani rumah warga yang rusak kepada BPBD.

Namun di tengah pencapaian luar biasa KSB tersebut, terdapat 11 rumah Rusak Berat (RB) yang masih belum sama sekali tersentuh dana bantuan di Desa Seran Kecamatan Seteluk-KSB. Hal tersebut dikarenakan oleh misskomunikasi antara warga dengan pokmas Desa setempat.

Untuk mempercepat penanganan 11 rumah RB tersebut Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H W Musyafirin, M.M., didampingi Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, S.I.K., M.H, Dandim 1628/ Sumbawa Barat Letkol CZI Eddy Oswaronto, S.T, Asisten III Setda KSB H. Abdul Malik, S.Sos., M.Si. Kepala BPBD KSB L. Azhar, langsung meninjau 11 rumah warga yang masuk data Rehab-Rekon berdasarkan Surat Keputusan Bupati tahap III ini.

Sebanyak 11 warga yang rumahnya mengalami rusak berat pun menerima bantuan uang tunai Rp5 juta dari Bupati Sumbawa Barat. Bantuan tersebut merupakan dana awal untuk percepatan rehab-rekon rumah warga.

Kepada Camat, Kades, ASN Pendamping dan Agen PDPGR, Bupati meminta agar 11 rumah ini segera dikerjakan secara bergotong royong. Sebelumnya dana stimulan Rehab-Rekon tahap III sudah ditransfer 50% oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan saat ini masih dalam proses pencairan.

Camat dan Anggota Pokmas yang nantinya dibantu TNI dan Polri untuk terus aktif mendorong percepatan pembangunan rumah korban gempa yang belum selesai.

“Mulai besok ini harus dipercepat, Camat jangan hanya menerima laporan, sementara kenyataannya warga masih ada yang tidur di tenda. 11 Warga ini harus bisa menempati rumahnya sebelum puasa,” kata Bupati saat meninjau 11 rumah tersebut di Desa Seran Kecamatan Seteluk-KSB, Senin (8/4/2019).

Bupati juga berharap kepada masyarakat untuk tetap semangat memperbaiki rumahnya masing-masing walaupun dana bantuan belum cair. Menurut Bupati, warga juga harus proaktif membantu pemda menyelesaikan Rehab-Rekon ini.

“Semua nama yang tertera di dalam SK akan dibayar oleh pemerintah, ini cuma masalah administrasi dan prosedur saja,” tambah Bupati.

Sementara itu di tempat yang sama, Dandim 1628/ Sumbawa Barat Letkol CZI Eddy Oswaronto, S.T mengatakan, untuk mempercepat Progres Rehab-Rekon rumah tersebut, satu Satuan Setingkat Kompi atau sebanyak 100 anggota Yon Zipur yang ada di Seteluk akan dikerahkan semuanya ke Desa Seran.

Danramil dan anggota juga akan turun membantu mempercepat penanganan 11 rumah warga tersebut. “Saya berharap percepatan Rehab-Rekon 11 rumah ini bisa rampung sebelum memasuki bulan Puasa. Kasian warga kita, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” kata Dandim.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, S.I.K., M.Si juga mengatakan, pihaknya bersama TNI dan Pemda KSB telah berusaha melakukan yang maksimal untuk menangani warga terdampak Gempa.

Laporan-laporan sebelumnya yang diterima Kapolres semuanya sudah dikerjakan. Ternyata saat Forum Yasinan lalu, terungkap ada yang belum dikerjakan yakni di Desa Seran.

“Untuk mempercepat pembangunan, maka tidak ada jalan lain selain gotong royong. Kami siap membantu dan akan menerjunkan anggota termasuk anggota Brimob jika diperlukan,” kata Kapolres.

Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri menargetkan progres Rehab-Rekon rumah ini akan segera rampung sebelum masuk bulan Ramadhan mendatang, sehingga warga bisa tinggal di rumah dan fokus dalam menjalankan ibadah puasa.

Comment here